Juara bertahan Francesco Bagnaia mengamankan kemenangan krusial di MotoGP Thailand yang diguyur hujan, menutup selisih gelar menjadi hanya 17 poin di belakang Jorge Martín dengan dua balapan tersisa.
Di awal balapan, Martín berhasil mendahului para pembalap Ducati dan memimpin, meskipun ada sedikit kesalahan di hairpin yang memberikan kesempatan bagi Bagnaia. Namun, Martín melakukan kesalahan yang lebih besar di lap ke-5, melebar di hairpin, membuat Bagnaia dan Marc Marquez berhasil menyalipnya. Sejak saat itu, Bagnaia terus memimpin hingga finis.
Drama terjadi di lap ke-13 saat Marquez, yang berada di urutan kedua, kehilangan kendali dan terjatuh di Tikungan 8, yang memaksanya untuk bergabung kembali di belakang. Ia sempat mencoba menantang Bagnaia sebelumnya, namun ia harus menghadapi masalah lebih besar karena mendapat penalti akibat menabrak Joan Mir.
Balapan Martín memiliki tantangan tersendiri; ia nyaris menghindari tabrakan saat Marquez terjatuh, namun ia berhasil mempertahankan kendali untuk mengamankan posisi kedua. Jack Miller sempat berada di posisi ketiga untuk KTM hingga akhirnya Pedro Acosta berhasil menyalipnya di lap terakhir, dan merayakan podium pertamanya di balapan MotoGP basah debutnya.
Fabio di Giannantonio dari VR46 juga berhasil melewati Miller dan membuatnya turun ke posisi kelima.
Brad Binder berada di urutan keenam dengan KTM-nya, menunjukkan performa yang solid dalam kondisi yang sulit. Maverick Viñales berada di urutan ketujuh di atas Aprilia-nya, melintasi garis finis 8,5 detik di belakang sang juara.
Johann Zarco menempati posisi kedelapan dengan motor Honda-nya, sementara Aleix Espargaro berada di urutan kesembilan. Alex Marquez melengkapi 10 besar untuk Ducati.
Luca Marini berada di posisi ke-11 dengan Honda-nya, mengelola lintasan basah dengan baik dan finis tepat di depan Marc Marquez, yang berada di posisi ke-12. Kecelakaan dan penalti yang dialami Marquez membuat balapannya menjadi sulit, namun ia tetap mempertahankan posisi ketiganya di klasemen kejuaraan karena Enea Bastianini, rival terdekatnya, hanya finis di urutan ke-14.
Balapan berikutnya dijadwalkan pada 3 November di Malaysia.
Hasil balapan:
P. | Rider | Sepeda | Kesenjangan |
---|---|---|---|
1 | Francesco Bagnaia | Ducati | |
2 | Jorge Martin | Ducati | 2.9 |
3 | Pedro Acosta | KTM | 3.8 |
4 | Fabio Di Giannantonio | Ducati | 4.636 |
5 | Jack Miller | KTM | 5.6 |
6 | Brad Binder | KTM | 5.9 |
7 | Maverick Viñales | Aprilia | 8.5 |
8 | Johann Zarco | Honda | 17.7 |
9 | Aleix Espargaro | Aprilia | 18.6 |
10 | Alex Marquez | Ducati | 21.1 |
11 | Luca Marini | Honda | 22.9 |
12 | Marc Marquez | Ducati | 23.5 |
13 | Takaaki Nakagami | Honda | 24.5 |
14 | Enea Bastianini | Ducati | 27.1 |
15 | Joan Mir | Honda | 30.9 |
16 | Fabio Quartararo | Yamaha | 50.0 |
DNF | |||
Augusto Fernandez | KTM | ||
Alex Rins | Yamaha | ||
Lorenzo Savadori | Aprilia | ||
Franco Morbidelli | Ducati | ||
Raul Fernandez | Aprilia | ||
Marco Bezzecchi | Ducati |
Dengan mobil / dengan sepeda motor
PERATURAN LALU LINTAS DI INDONESIA
2025 © MOTOGP-INDONESIA.COM
Syarat dan ketentuan
Kebijakan privasi
Pengiriman Gratis
Pembayaran Aman dan Terjamin
Voucher Hadiah
Tiket Print@home